Materi Homeschooling Prasekolah usia 15m – 3 tahun ( Qisya Homeschooling part 1 )

PhotoGrid_1463285827769          Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin menulis tentang homeschooling anak usia prasekolah, namun belum ada kesempatan menulis karena saya pun juga ingin melihat hasilnya terlebih dahulu disamping saya sendiri juga sedang dalam proses menerapkannya. Alhamdulilah, saya sudah menerapkan metode homeschooling sejak anak saya berusia 15 bulan. Saya rasa hal ini menjadi pengetahuan yang sangat penting bagi para ibu – ibu muda seperti saya, yang mungkin saja banyak tidak tahu menahu apa yang harus dilakukan untuk membantu optimalisasi masa golden age anak di tahapan pertama.

Setelah mencari banyak literatur dari milist, forum internet dan situs para praktisi homeschooling, membaca dan memahami semua materi dan kurikulum homeschooling rata – rata semuanya sama, dan karena saya muslim saya lebih banyak mengadaptasi materi dan kurikulum untuk anak muslim. Tujuan materi dan kurikulum homeschooling disini bukan untuk mentargetkan anak agar bisa menguasai seluruh materi dalam kurikulum namun hanya sekedar petunjuk dan panduan bagi ibu sebagai fasilitator homeschooling bagi anaknya, sebagai bahan ajar dan evaluasi dan bagaimana mengemas materi dalam aktivitas bermain anak. Karena Homeschooling yang dimaksud disini bukan pembelajaran yang menekankan pada pemberian materi – materi akademis seperti membaca,menulis,matematika dan lain lain, namun lebih menekankan pada pemberian stimulus dalam proses tumbuh kembang anak, pemberian stimulus untuk membangun karakter anak melalui contoh prilaku dan kebiasaan – kebiasaan yang baik setiap hari dan menjalankan pola pengasuhan yang baik ( good parenting ).

Bagiku, usia balita adalah masa emas untuk pembentukan karakter dan mental anak. Atau yang biasa dikenal dengan istilah “golden age”. Menurut para ahli pada usia ini, kecerdasan seorang anak berkembang sangat pesat sesuai dengan pola pengasuhan dan pengajaran yang diterimanya dalam keluarga. Seperti yang kita tahu, Sumber awal pendidikan bagi seorang anak adalah dari rumah ( keluarga ) sehingga sudah menjadi kewajiban untuk orang tua untuk menciptakan lingkungan rumah sebagai sarana belajar utama yang menyenangkan. Homeschooling menjadi salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk mengoptimalisasi masa “golden age. Dengan dilakukannya homeschooling sangat penting untuk mendukung stimulasi untuk mengembangkan potensi dasar anak sejak dini.

Berdasarkan literatur yang selama ini saya baca, saya kumpulkan , saya pelajari dan saya terapkan pada anak saya, qisya. Tidak ada halangan bagi setiap ibu untuk menerapkannya, baik ibu bekerja maupun ibu rumah tangga biasa. Saya sendiri banyak mendengar keluh kesah beberapa teman hanya karena dia bekerja dia lantas kehilangan moment untuk mengHS anaknya dan terpaksa menyerahkannya pada orang lain atau memasukkan ke sekolah – sekolah playgroup . Namun lambat laun saya belajar, hal itu bukan sepenuhnya halangan.  Saya, working mom dan saya menerapkan homeschooling sejak anak saya berusia 15 bulan. Disini saya ingin berbagi materi apa saja yang bisa diberikan untuk anak usia dini baik dari pengalaman saya sendiri juga dari literatur – literatur yang saya pelajari selama ini,  saya juga akan berbagi alamat – alamat situs menarik yang dapat anda baca dan ambil manfaatnya karena mungkin saja akan mendapat pemahaman yang lebih dalam mengenai parenting dan homeschooling diantaranya

saya sendiri merasa sangat berterima kasih, berkat artikel – artikel menarik mereka saya belajar banyak hal dalam mengasuh putri kecil saya.

Well, berikut paparan materi – materi homeschooling untuk rentang usia 15m- 3 tahun, kurang lebihnya sama  hanya saja banyak yang saya tambahi berdasar pengalaman sendiri. untuk rentang usia selanjutnya kita bahas lain waktu hehehe karena saya belum sampai ke sana. Bagi yang ingin mencari tahu materi diatas usia tiga tahun bisa lansung meluncur ke alamat situs diatas atau browsing lebih rajin di internet ya bunda.

A. KEAGAMAAN

  1. Mengenal Sang Pencipta, Allah Swt
  2. Mengucapkan kalimat syahadat
  3. Mengucapkan kalimat – kalimat thoyibah di setiap waktu anak (Bismillah, Alhamdulillah, Subhanallah, Masyaallah, Allahu Akbar dst )
  • Penerapannya bisa dilakukan setiap waktu ketika anak sedang bermain, akan memulai aktivitas, menyelesaikan aktivitas atau mendapat serta melihat sesuatu sebagai wujud rasa syukur.
  1. Memperkenalkan aktivitas mengaji bersama meski hanya sekedar surah – surah pendek, maupun doa- doa pendek seperti doa sebelum tidur, doa mau makan dsb
    • Saya lebih sering mengambil waktu ketika selesai sholat magrib / menjelang tidur untuk aktivitas mengaji. Jika dilakukan setiap hari anak akan sangat mudah menghapal surah surah pendek alquran dan doa – doa harian menjelang aktivitasnya.
  1. Berwudhu
    • Kami selalu menerapkan kebiasaan “menjaga wudhu”. Baik ketika akan sholat, ketika selesai mandi, ketika mau tidur dan lain sebagainya. Hal ini akan lebih mudah mengajarkan anak mengenal cara bersuci umat islam. Children see, children do. Itu yang saya yakini. Meski belum sempurna, tetap jaga konsistensi dan selalu menghargai upaya anak. Saya mengajarkan berwudhu sejak dia masih 15 bulan, meski dia baru bisa berwudhu lengkap di usia 32bulan ini. Namun kebiasaan itu terus melekat dan membuatnya tidak melupakan wudhu.
  1. mengenal waktu sholat
  2. Mengenal dan mengikuti gerakan sholat (hal ini banyak godaannya hihi bikin ketawa )
  3. Menutup Aurat
    • Saya agak kesulitan disini. Memintanya konsisten memakai kerudung/hijab dan itu susah sekali karena alasan gerah hehehhe. Namun tidak kupaksakan meski pelan – pelan selalu aq sisipkan materi tentang aurat perempuan.
  4. Mengenal Sifat – Sifat Allah dan nama nama Allah
    • Supaya lebih cepat hafal bisa dijadikan lagu.
  5.  Mengenal Nabi Muhammad, 25 Nabi  dan para sahabat nabi.

B.  ETIKA

  1. Berpamitan dengan baik
  2. Mengucapkan “tolong” ketika meminta pertolongan dengan baik
  3. Membuang sampah pada tempatnya baik dirumah maupun ditempat umum
    • Bagi anakku hal ini justru menyenangkan. Dia suka sekali membuang sampah
  4. Mengucapkan terima kasih
  5. Belajar berbagi dengan teman dan sodara
    • Hal ini bisa diterapkan dimulai dengan snack dan mainan
  6. Menata letak sandal dan sepatu pada tempatnya
  7. Menata mainan kembali pada tempatnya setelah digunakan

PhotoGrid_1442639587189

C. KEMANDIRIAN

  1. Makan dan Minum Sendiri

PhotoGrid_1430527183575     2.   Mandi dan Menggosok gigi

  • Aktivitas ini yang paling disukai anakku. Dia suka sekali rutinitas menggosok gigi. Dan sudah rutin memakai pasta gigi sejak usianya dua tahun.

3.  Memakai dan melepas baju sendiri

  • Hal ini susah susah gampang. Karena hal ini membuat anak saya jadi pemilih baju. *garuk garuk kepala

4. Membantu ibu melipat baju dan membawanya ke lemari

5.  Ikut berinteraksi saat mencuci baju dan mencuci piring

  • Khusus yang ini. Saya memakai media dari mainanya sendiri hihihi bukan baju atau piring beneran

6. Toilet training

  • Anakku sukses di usia 30 bulan. Perlu kesabaran ekstra untuk yang satu inih hihi

D. BERSOSIALISASI

PhotoGrid_1463285827769

PhotoGrid_1443840015854

 

 

 

 

 

 

 

  1. Mengenal seluruh anggota keluarga
  2. Mengenal teman baik jauh maupun sekitar
    • Hal ini biasa diterapkan saat weekend atau libur yakni mengunjungi kerabat/teman atau sebaliknya.
  3. Mengenal tempat – tempat menyenangkan ( taman, pantai, toko buku, playland dst )
  4. Bermain bersama teman atau sodara
  5. Travelling ( Wisata jalan jalan  ) bisa rekreasi sekaligus belajar
  6. Wisata Kuliner ( biar gak pilih pilih makanan, dibiasakan mengenal dari kecil )

PhotoGrid_1430916505741

PhotoGrid_1467343463038

 

 

 

 

 

 

E. KEMAMPUAN VERBAL

  1. Menirukan suara dan kata
    • Bisa dengan menirukan suara hewan , menirukan kata kata ibu dst. Hati hati disini kata kata konotasi negative sangat mudah terekam memori anak.
  2. Menyebutkan nama – nama benda dan fungsinya
    • Bisa menggunakan media bergambar atau menunjuk lansung benda di sekitar. Entah itu dirumah maupun diluar rumah. Tunjukkan apapun padanya baik nama dan fungsinya. Meski kelihatan sepele, hal ini berguna sekali. Dapat menambah perbendaharaan katanya lebih cepat dari yang kita duga.
  3. Mengikuti perintah sederhana. Bisa dilakukan setiap waktu. Jangan lupa menggunakan etika ya.
  4. Menyebut nama lengkapnya sendiri
    • Saya selalu bertanya tentang nama lengkapnya setiap hari satu kali.

F. KEMAMPUAN KOGNITIF

PhotoGrid_1446267162586

PhotoGrid_1436786275346

 

 

 

 

 

 

 

  1. Mengerti huruf hijaiyah
    • Saya menggunakan media lagu, poster dan aktivitas mengaji
  2. Mengenal Warna
  3. Mengerti nama nama hewan, buah buahan, sayuran, alat transportasi dan alat alat rumah tangga
  4. Mengenal konsep berhitung 1 – 10.
  5. Mengenal dan mengerti lagu lagu ringan ( lagu anak islami, lagu anak indo English dst)
    • Meski usia dini mereka sungguh luar biasa dalam menghafal dan mencermati kata.
  6. Mengerti anatomi tubuh manusia ( dengan menggunakan anggota tubuhnya sendiri )
  7. Membaca cerita ( Story telling )
    • Hal ini bisa dilakukan ketika menjelang tidur. Kenalkan anak dengan berbagai cerita. Lebih efektif cerita yang disertai gambar. Baik tentang 25 nabi, tentang cerita dongeng islam, cerita dongeng dunia dan lain sebagainya
  8. Mengenal konsep jenis kelamin laki laki dan perempuan
    • Hal ini sedikit lebih susah namun pada akhirnya akan dipahami oleh anak.
  9. Mengenal konsep huruf
    1. Hal ini bisa diskip atau dilewatkan. Tidak harus di usia ini

G. KEMAMPUAN MOTORIK HALUS DAN KASAR

corat coret

corat coret

PhotoGrid_1457145659335

PhotoGrid_1454479531001

 

 

 

 

 

 

 

  1. Belajar Mencorat coret kertas
  2. Belajar Mewarnai
  3. Belajar menggunting kertas
  4. Belajar membuat garis dan lingkaran
  5. Belajar Memasak ( karena anak saya perempuan hehe , yg ini bisa diabaikan )

puzzle

spda

 

 

 

 

 

 

 

5. Bermain building block

6. Bermain puzzle

7. Bermain Sepeda

8. Naik Turun Tangga

PhotoGrid_1433122402222

PhotoGrid_1431767187955

PhotoGrid_1440835004982

 

 

 

 

 

 

 

9. Berenang dan Bermain air di Kolam

10. Berkebun dan Bercocok tanam untuk mencintai lingkungan

11. Bermain Tanah sesekali ( tapi harus dijaga kebersihan kaki dan tangan yach )

12.Belajar membersihkan lingkungan dengan menyapu

13. Sesekali, screen time. Tapi tetap harus dibatasi ya bunda. karena pada hakikatnya rentang usia ini belum waktunya memegang gadget. tapi gak harus saklek, sesekali boleh lah.

PhotoGrid_1455966115189

Semua materi tidak lepas dari kegiatan sehari – hari, hal itu justru memudahkan kita menerapkan homeschooling.  Tergantung kreatifitas ibu dalam mengemasnya dengan baik agar anak tidak merasa ditekan. Kuncinya hanya satu membuat anak tetap merasa happy dalam bermain sambil belajar . Jangan lupa menyusun jadwal juga ya, Semangat bunda!! silahkan menambahkan bila ada masukan terkait materi, dan apabila ada kesalahan selebihnya mohon maaf karena saya pribadi juga masih dalam tahap belajar sebagai seorang ibu. semua orang pasti selalu ingin melihat anak – anaknya tumbuh dan berkembang dengan baik. berbagi itu indah, apalagi untuk sebuah ilmu.

salam blogger.

 

 

 

 

Iklan

12 thoughts on “Materi Homeschooling Prasekolah usia 15m – 3 tahun ( Qisya Homeschooling part 1 )

  1. waaahhhh berguna bgt materinyaa… bisa aku pake utk anakku mbak.. walopun memang dia skr udh mulai TK A sih, tp ttp di rumah aku spare waktu utk ngajarin dia pulang kantor ato pas libur kerja… 🙂

    1 lagi nih yg biasanya aku ajarin ke anakku, berkaitan ama traveling sih, krn aku memang suka bgt jalan2.. jd tiap thn kita pasti ada ngelakuin perjalanan k negara2 yg blm prnh kita datangin sblmnya. di tempat2 itu kita ngajarin fylly seperti nama negaranya, ibukotanya, trs kita tunjukin lokasinya di peta.. awalnya memang fylly blm ngerti2 bgt, tapi krn peta termasuk buku yg srg bgt kita jejelin stiap hari, dia jd inget juga at least letak indonesia :D.. kita ajak juga dia ke landmark negara tersebut, biar anaknya gampang inget, misalnya kalo Beijing yg trkenal great wall of china nya… Jepang dgn doraemonnya, sekalian dtg ke museum doraemon ;p… yg gitu2 deh mba… jd anaknya juga fun belajar dan gampang masuk ke otaknya… ngajarin kuliner2 khas juga saat dia traveling, supaya ga rewel milih2 makanan 😀 ..tambahan dari aku sih itu aja.. sebenernya ini cara emaknya supaya si baby suka traveling sih, jd bisa nemenin aku kalo udh gede 😀

    Disukai oleh 1 orang

    • hehhe ya gpp mbak, silahkan 😀 bisa jadi bahan ajar ringan sambil nemenin anak bermain dirumah

      makasih masukkannya mbk, bener mbak, itu juga bisa jadi materi penting kok.
      berarti aku kelompokkan ke kelompok “bersosialisasi “mbk, masuk materi travelling dan kuliner kekeke memang ahrus diajari sejak dini, apalagi terkait makanan dan lidah. kalo pilih pilih bisa refottt. kalo aku dulu ngenalin kuliner lewat mpasi nya mbak, makek semua bahan pangan wkkwk sampek anakku dikatain gragas hihihi

      Suka

  2. Asyik juga ya kita sebagai ibu juga berperan sebagai guru anak di rumah. Saya masih menerapkan sistem belajar di rumah juga, Mbak. Anak saya skrg 3,5tahun
    Saya bermodal tanya sana sini termasuk di internet gimana cara biar bisa belajar sama anak. Alhamdulillah skrg nambah ilmunya dari sini

    Langsung besok praktek nih 😊

    Suka

    • Alhamdulilah,seneng dengernya kalau bisa menambah manfaat mbak.iya bener sekali,mbk.seneng bisa menjadi ibu sekaligus gurunya, semoga kita bisa menjadi madrasah bagi anak anak kita ya. salam kenal ya mbak, makasih udah mampir dan comment hehehe

      Suka

  3. Huaaa makasih mb, setidaknya aku jadi tau point2 utama mengajarkan hal hal dasar buat si kecil waktu di rumah..
    Paling nggak calon mamaknya ini bisa belajar dulu..ntar begitu dah brojol tinggal praktekin ihiw

    Suka

  4. Maaf mbak mau tny klo HS buat tipe anak yg gampang bosen misal d kasih maenan tpi dia maunya cm d tumpahkan sja trs klo udh acak2an udh d tinggalkan bgtu sja,5 menit gnti maenan ap lg gtu trs dn tidak bersemangat klo tidak ada temennya gtu apa pny tipsnya mbak? Terima kasih banyak mbak sebelumnya

    Suka

    • Sbb ya mbak, sebenarnya tipe anakku hampir sama kayak gt mbk mungkin saran sy adalah buat dia tertarik dengan kegiatannya dan posisikan diri kita sbg temannya, jd kesampingkan smua kesibukan kita dan fokus melibatkan diri bermain bersama.meski bertahan cm bbrp jam tp kalo rutin lama lama terbiasa.smga bermanfaat

      Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s